Apa indikator dari rendahnya produktivitas diri?

Blogs

Edisi 48, Jumat, 12 Pebruari 2016

Misalkan Anda baru masuk ke sebuah perusahaan, lalu menemukan ada orang yang sangat sibuk, stres, hampir berlari dari satu ruangan ke ruangan lain.  Tetapi ada juga orang yang tampak santai, berinteraksi dengan nyaman, menikmati pekerjaannya.  Apa kesan Anda?  Mana yang posisinya lebih tinggi?  Mana yang lebih produktif?

Bagaimana kalau misalnya, yang posisinya lebih tinggi justru yang kedua?  Justru mereka yang terlihat santai.  Karena terlihat santai, tidak selalu berarti output yang rendah.

Rendahnya output memang menjadi indikator pertama dari rendahnya produktivitas diri.  Efek dari rendahnya produktivitas diri, bisa meliputi berbagai aspek, mulai dari turunnya kinerja, efek pada relasi/sosial, aspek fisik dan psikis kita.

Indikator rendahnya produktivitas diri, pada level output bisa berupa inbox yang menumpuk, meja yang berantakan, sering datang terlambat.  Karena unorganize tersebut, maka sulit untuk memonitor pekerjaan yang ada sehingga, pada akhirnya kinerja menurun.

Umumnya orang dengan produktivitas rendah perlu diingatkan beberapa kali akan pekerjaan atau janjinya dan akhirnya, menimbulkan efek sosial: sulit diandalkan dan menimbulkan kekecewaan bagi rekan kerjanya ataupun di luar kerjanya, karena janji yang sulit dipegang.

Efek selanjutnya bisa muncul pada fisik:  merasa tidak sempat memperhatikan makanan yang sehat, olah raga dan kesehatan sendiri.  Istirahat yang tidak cukup karena sulitnya mendapatkan tidur yang nyenyak.  Sehingga akhirnya rentan terhadap penyakit.  Biasanya terkena flu duluan sebelum yang lainnya.  Sering absen karena sakit.

Indikator emosi berupa: mengalami perasaan frustasi, panik, bingung dan stres terhadap situasi yang ada.  Mudah meledak kemarahannya.

Di sisi lain, Anda sendiri merasa tidak melakukan apa yang ingin Anda lakukan, tidak mencapai apa yang ingin Anda capai.  Merasa bahwa aktivitas didorong oleh pihak dari luar diri Anda ke arah yang tidak Anda inginkan.  Sehingga Anda kecewa dengan diri dan kehidupan Anda.

Bottom line nya, Anda menjalani kehidupan yang tidak membahagiakan.  Rendahnya produktivitas diri memang kemudian seperti sebuah awal dari jatuhnya kartu yang kemudian menyebabkan jatuhnya kartu yang lain secara berurutan.  Sudah tentu ini akan mempengaruhi produkivitas karyawan yang ada di tempat kerja.

G. Suardhika

Trainer dari Training Modern Time Management Jakarta