Manajemen Produktivitas Diri » Blog Archives

Author Archives: MPD Team

Santai bro…

Blogs

Edisi 256, 19 Pebruari 2019

Bila Anda sibuk, maka apa solusi yang paling terlihat?  Bekerja lebih cepat dan lebih lama, sedapat mungkin multi tasking.  Kalau ada rekan Anda yang menasehati, ‘santai bro’.  Apa komentar Anda?

Continue reading Published by:

Beban kerja, antara Kuantitas atau Timing

Blogs

Edisi 255, 12 Pebruari 2019

Ketika seseorang berusaha untuk mengendalikan overload-nya, kadang-kadang kita salah karena terlalu fokus pada beban kerja, bukan pengaturan waktu datangnya pekerjaan tersebut.  Bila kita bekerja di organisasi, kita tentu mengalami situasi ini, merasa tidak ada pekerjaan seharian, tetapi pada saat sore hari, tahu-tahu atasan Anda meminta Anda untuk lembur.  Gabut berminggu-minggu, mendapat gaji tapi kerja sedikit, tahu-tahu seminggu terakhir harus bergadang di kantor.

Continue reading Published by:

Multy Perspective MPD (3)

Selamat Datang

Pengantar

Ketika me-review lagi berbagai artikel yang pernah saya tulis terkait MPD, ternyata saya menemukan satu file yang cukup rapi yang dengan finishing di sana-sini siap untuk di-upload.  Mohon maaf untuk seri kali, demikianlah alasan yang bisa saya berikan dalam mengantar berbagai tulisan berikut.  Rangkaian tulisan ini ibarat pemain cadangan yang siap masuk ke lapangan sementara pemain utamanya masih mempersiapkan diri.

Bagaimanapun berbagai sudut pandang yang ditampilkan di dalam rangkaian artikel ini tetap akan meperkaya pandangan pembaca mengenai MPD.

Selamat Menikmati.

Published by:

Pasukan Tempur dan Peran Manajemen Madya

Blogs

Edisi 252, 22 Januari 2019

Bayangkan bila Anda diminta untuk memimpin satu peleton pasukan yang ditugaskan untuk maju ke garis depan pertempuran.  Anda memimpin seratusan anggota yang siap bertempur.  Namun dalam perjalanan anda ke medan tempur, Anda menemukan konflik penugasan, Jenderal A meminta Anda mempertahankan area A, jenderal B meminta Anda bergerak ke area B untuk menyerang pasukan lawan yang ada di sana.

Continue reading Published by: