Kapan sebuah Penjadwalan itu Efektif?

Blogs

Edisi 137, Selasa 28 Pebruari 2017

Penjadwalan, pada dasarnya, hanyalah salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas diri.  Ada berbagai cara untuk meningkatkan produktivitas diri, bisa dengan mencari aktivitas/pekerjaan yang lebih align dengan minat dan purpose kita.  Atau, bila sumber hambaannya adalah procrastination, yaitu mencari berbagai alasan untuk menunda pekerjaan, maka solusinya harus dimulai dari refleksi atau konseling.

Untuk membuat penjadwalan efektif, maka paling tidak ada beberapa syarat utama berikut ini.

Pertama.  Kondisi lingkungan yang relatif stabil.  Lingkungan yang chaotic, akan menyebabkan seseorang sulit untuk melakukan penjadwalan, karena terlalu banyak emergency yang mungkin terjadi.  Ataupun sekedar perubahan prioritas.

Kedua.  Boz yang well managed.  Bila kita sudah mengelola jadwal kita dengan baik, tetapi Boz kita kurang tertata kerjanya dan setiap saat bisa menginterupsi kita, memberikan pekerjaan dia dengan dead line yang ketat.  Maka penjadwalan akan sulit dilaksanakan.

Ketiga.  Pekerjaan yang bersifat operasional dan banyak sehingga optimasi dapat dilakukan dengan lebih disiplin dalam penggunaan waktu.

Keempat.  Kecenderungan di pekerja.  Yaitu bila mereka adalah orang yang nyaman dengan pekerjaan dengan pace yang tinggi dan jadwal yang ketat.

Kita tahu bahwa keempat itu sangat sulit ditemukan secara bersamaan dalam satu perusahaan.  Karena itu tidak aneh bila kemudian peluang gagal peningkatan produktivitas diri melalui penjadwalan cukup tinggi.  Bila ini terjadi maka yang kita dapatkan hanya side effect penjadwalan?  Side effect?  Iya itu yang akan kita bahas di tulisan berikutnya.

G. Suardhika

Trainer dari training Modern Time Management Jakarta