Menganalisis Waktu (2): Proporsi Hidup

Blogs

Edisi 125, Selasa 27 Desember 2016

Analisis waktu selain mempunyai tujuan untuk efisiensi, seperti dibahas di edisi sebelumnya,  juga mempunyai tujuan untuk mendapatkan proporsi ideal dalam pengalokasian waktu.

Proporsi ideal ini merupakan hasil dari pemahaman kita menganai apa yang ingin kita capai dalam hidup kita (purpose) dan pemahaman kita mengenai sebuah kehidupan yang seimbang.  Sebagai sebuah contoh, berikut adalah proporsi pembagian waktu yang bisa kita gunakan: aktivitas ekonomi, keluarga/relasi, menyenangkan, maintenance, peningkatan/tumbuh.

Aktivitas ekonomi adalah aktivitas yang akan memberikan pendapatan.  Aktivitas ini terkait dengan pemenuhan kebutuhan fisik kita dan, sampai tahap tertentu, psikis kita.  Ia juga bisa terkait dengan pemenuhan kewajiban kita.  Pada sebagian orang, aktivitas ini bisa jadi mencapai 70 persen dari waktunya sehari-hari.

Aktivitas keluarga/relasi adalah aktivitas yang kita lakukan sebagai mahluk sosial yang memerlukan sebuah hubungan fungsional ataupun bermakna.  Dalam tataran fungsional ekonomi aktivitas ini biasa disebut networking.  Dalam tataran makna, para ahli di bidang Psikologi Positif menyebutkan relasi sebagai sumber utama kebahagiaan.

Aktivitas menyenangkan adalah aktivitas yang kita lakukan untuk memberikan rasa nyaman ataupun reward bagi diri kita.  Dia bisa terkait dengan hobi, permainan ataupun browsing, socmed, dll.  Jebakan yang ada dalam aktivitas ini adalah kadang kita merasa begitu asyik melakukannya sampai tanpa kita sadari porsinya sudah sebegitu besar.  Pada saat itu relasi yang ada antara kita dengan aktivitas tersebut tidak sekedar fun, tapi juga sudah sampai pada tahap ‘kecanduan’.

Aktivitas maintenance kita butuhkan agar diri kita, fisik dan psikis, bisa selalu dalam kondisi yang cukup prima.  Ia terkait tidur, olah raga, makan teratur, dll.

Aktivitas tumbuh adalah aktivitas yang perlu kita lakukan untuk memastikan bahwa diri kita tahun ini lebih baik dari tahun lalu.  Ia diperlukan untuk memastikan kita tidak tertinggal di tengah lingkungan yang berubah.  Aktivitas ini kita butuhkan karena nature kita sebagai mahluk hidup memang bertumbuh.  Sehingga bila kita tidak bertumbuh, maka kita akan terperangkap pada rasa jenuh.

Pada menjelang tahun baru ini, biasanya kita mulai memikirkan apa yang perlu dan ingin kita lakukan untuk menjadi diri kita yang lebih baik di tahun depan.  Selamat tahun baru 2017.

G. Suardhika

Trainer dari training Modern Time Management Jakarta