Mengelola Interupsi dan The Flow of Productivity Revisited

Mengelola Interupsi dan The Flow of Productivity Revisited

Edisi 283, 13 Agustus 2019

Pemahaman mengenai pengelolaan interupsi yang baik, tidak akan lepas dari perspektif yang lebih besar dari MPD yaitu Aliran Produktivitas (The Flow of Productivity).  Pada saat artikel ini ditulis untuk blog, saya juga menulis untuk buku Seri Blog Produktivitas Diri Kedua yang diberi judul The Flow of Productivity.  Seri The Flow of Producitivity yang di dalam blog merupakan edisi 195 sd 210 mengalami perombakan cukup besar di buku tersebut sehingga ditambahkan 15 artikel baru di dalamnya, yang berarti peningkatan sampai 2 kali lipat.

Salah satu perubahan penting yang berpengaruh dalam pembahasan Manajemen Interupsi adalah perubahan istilah Executing di dalam flow Directing, Planning, Executing, Improving & Recovering menjadi Acting, sehingga isi dari Aliran Produktivitas berubah menjadi Directing, Planning, Acting, Improving & Recovering. 

Perubahan ini diantaranya dengan maksud untuk membedakan dua moda Acting, yaitu Acting Executing yang merupakan pelaksanaan dari Perencanaan dan Acting Responding yang terkait dengan pendekatan yang dipilih dalam menghadapi berbagai input/interupsi yang ada.  Yang sangat dekat dengan konsep Mengelola Interupsi.  Dengan perubahan itu, ada baiknya sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai Mengelola Interupsi, kita bahas kembali versi baru mengenai The Flow of Productivity di sini dan dua artikel berikutnya.

Aliran Produktivitas dimulai dari Directing & Planning yang berisi proses pemahaman mengenai apa yang ingin dicapai (Directing) dan perencanaan sehari-hari untuk mencapai hal tersebut.  Tahap yang penting dalam pembahasan kita kali ini adalah Acting.Acting terdiri dari melaksanakan apa yang direncanakan (Executing) dan me-respond apa yang datang (Responding).  Aktivitas kedua ini yang bisa juga disebut sebagai Mengelola Interupsi: memilah antara interupsi negatif dan peluang, membandingkan nilai aktivitas yang masuk dengan prioritas yang ada, baru mengeksekusinya dengan optimal.  Dua artikel berikut akan membahas dengan lebih detail antara kedua tipe Acting tersebut.

G. Suardhika

Trainer dari training Modern Time Management Jakarta´╗┐

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close Menu
×

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to cs@produktivitasdiri.co.id

× Butuh info?