Model MPD 1a: Refleksi Diri untuk mendapatkan Kejernihan

Comment

Blogs

Edisi 201, 6 Maret 2018

Siapa saya, apa tujuan hidup saya dan apa yang ingin saya capai dalam hidup ini?  Merupakan pertanyaan-pertanyaan utama yang diajukan ketika kita melakukan refleksi (evaluasi) diri.  Kata refleksi tampaknya lebih tepat daripada evaluasi, sebab evaluasi mengesankan ada yang salah pada diri kita.  Sementara itu, refleksi memberikan nilai yang lebih netral terhadap proses pemahaman diri secara mendalam, dari satu lapis ke lapis lainnya.

Refleksi diri, sebuah proses untuk mengenali diri, mengenali mimpi kita dan apa yang bermakna yang ingin kita capai, terkesan sebagai sebuah proses sederhana.  Karena kita tinggal melakukan sendiri dan tidak memerlukan siapa-siapa ataupun apa-apa.  Namun, pada kenyataannya tidak banyak orang yang berhasil melakukan proses ini dengan baik dan dengan frekuensi yang dibutuhkan.

Perenungan diri kita memerlukan kejujuran.  Bisa jadi bukan sekedar kejujuran tetapi kejujuran total.  Ya…kita Cuma bicara dengan diri kita.  Tapi, pada kenyataannya kadang orang tidak jujur bahkan kepada dirinya sendiri.  Masalahnya, hal ini terjadi tanpa ia sadari.  Dan kejujuran total ini hanya bisa dicapai bila kita merasa aman dan nyaman dengan diri kita.  Anda akan temui bahwa orang yang sukses adalah orang yang jujur dengan berbagai kesalahan dan kegagalan dirinya, tanpa kehilangan egonya.  Tanpa kehilangan rasa bangga dan nyaman dirinya.

Bila Anda bicara dengan low achiever, mereka yang tidak berani keluar dari comfort zone nya untuk meraih prestasi lebih tinggi, maka anda akan temukan, ia tidak menyalahkan dirinya untuk hal tersebut.  Ia menyalahkan banyak pihak, kecuali dirinya.  Ketika Anda mencoba untuk menggali lebih jauh untuk meminta dia lebih bertanggung jawab terhadap apa yang dialaminya, maka Anda akan mulai menemukan orang yang sangat ahli mencari alasan atau akhirnya mengambil posisi memusuhi Anda karena mengganggu comfort zone-nya.

Padahal pengakuan akan kesalahan dirinya merupakan titik awal dimana ia mulai bertanggung jawab terhadap nasibnya.  Tanpa itu, ia akan terus berada dibalik berbagai alasannya.

Refleksi diri adalah bagian dari self skills yang sudah banyak kita bahas di seri MPD dan Self Skills (http://produktivitasdiri.co.id/mpd-dan-self-skills/).  Refleksi diri yang baik akan menghasilkan kejernihan dalam pengenalan diri dan pemahaman akan apa yang ingin kita capai dalam hidup kita (purpose) sehingga:

  • Lebih mudah bagi kita untuk memilih jalur karir yang kita inginkan.
  • Membangun pola relasi yang nyaman bagi kita
  • Mengenali jati diri kita dan berupaya mengekspresikan diri kita apa adanya.
  • Me-respond berbagai peluang yang datang dalam kehidupan kita, karena kita tahu mana yang tepat dan tidak tepat.
  • Membangun kehidupan yang pas bagi diri kita.

Proses refleksi diri perlu dilakukan secara rutin.  Proses refleksi diri biasanya membawa kita pada lapis demi lapis kejujuran diri, pengenalan diri dan pada saat bersamaan penerimaan diri.  Kata kuncinya adalah melakukannya dengan perspektif yang benar, sedemikian rupa sehingga kita bisa melihat banyak hal positif yang kita miliki.

Bahkan sesuatu yang disebut kelemahan itu sendiri sebetulnya juga hanya bisa disebut kelemahan bila ia dilihat dalam konteks tertentu.  Bila kita mengubah konteksnya, ia bisa menjadi kekuatan.  Pendiam adalah kelemahan untuk menjadi seorang pemasar yang ulung, tetapi bila ia ingin menjadi peneliti, bisa jadi tidak.  Dengan demikian kelemahan itu perlu dilihat sebagai penanda bahwa kita sebaiknya memilih jalan karir dan hidup yang bukan mengandalkan kelemahan tersebut.  Ia bisa menjadi, walau tidak selalu, penanda arah, mempermudah keputusan kita.

Orang yang menguasai banyak hal biasanya lebih bingung untuk merencanakan kehidupannya.  Ketidakmampuan dan tidak adanya minat adalah pembatas yang akan menyebabkan kita mencari area yang sesuai dengan kekuatan dan minat kita.

G. Suardhika

Trainer dari training Modern Time Management Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *