Model MPD 1d: Directing Aspek Pekerjaan

Comment

Blogs

Edisi 204, 27 Maret 2018

Pada tulisan sebelumnya, kita sudah mendiskusikan aspek Directing dalam konteks Individu.  Dengan proses refleksi diri kita mendapatkan Purpose, Value, Minat dan Kemampuan Diri, yang kemudian diturunkan menjadi goal dan aktivitas.  Selain Directing aspek Individu, terdapat Directing yang lain, yaitu Directing dalam aspek pekerjaan/ organisasi.

Aktivitas kerja di organisasi sudah merupakan bagian penting dari kehidupan manusia modern.  Kebanyakan penduduk di perkotaan bekerja di dalam organisasi.  Kerja di organisasi biasanya mengambil porsi waktu yang signifikan dalam aktivitas sehari-hari dan mempunyai pengaruh yang besar bagi kehidupan si pekerja ataupun keluarganya.  Karenanya dalam kasus seperti itu, tidak cukup kita memahami Directing dalam aspek individu saja, kita juga perlu membahas Directing dalam aspek pekerjaan/organisasi.

Bila Directing dalam aspek individu bertujuan mengarahkan hidup kita sehingga kita melakukan aktivitas yang tepat sesuai dengan apa yang ingin kita capai dalam hidup.  Directing dalam aspek kerja terkait dengan kemampuan memberikan impact optimal bagi pemegang kepentingan terkait.

Untuk itu kita perlu memahami 2 kontribusi utama bagi seseorang dalam organisasi, yaitu pemenuhan Fungsi dan Peran.  Fungsi terkait dengan manfaat yang dibawa seseorang bagi organisasi melalui posisi yang diembannya.  Sedangkan, Peran terkait dengan manfaat yang bisa diberikan pada para Pemegang Kepentingan.

Fungsi dicapai dengan melaksanakan deskripsi jabatan dan mencapai target yang ditetapkan.  Sementara itu, Peran dicapai dengan memberikan manfaat bagi para pemegang kepentingan.  Kata kunci dalam Directing Kerja ini adalah Minimax, menemukan rutinitas yang mengambil waktu dan enerji Minimal tetapi bisa memberikan impact yang Maksimal bagi para Pemegang Kepentingan.

Dengan demikian, baik Directing pada aspek individu ataupun pekerjaan memberi kita output berupa aktivitas.  Pada tahap berikutnya, kita akan membahas bagaimana memilih aktivitas tersebut dalam tahapan pembuatan perencanaan dan prioritas.

G. Suardhika

Trainer dari training Modern Time Management Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *