MPD at Work: The Missing 40 percent

Selamat Datang

Kata Pengantar

Salam Produktivitas,

Apa yang terjadi ketika setiap individu di dalam organisasi sudah mengembangkan produktivitas diri dengan optimal dan seluruh aspek yang terkait dalam organisasi juga sudah memfasilitasi proses tersebut?  Jawabannya adalah: ditemukannya the missing 40 percent.

The missing 40 percent, adalah istilah MPD untuk menggambarkan adanya gap antara produktivitas organisasi sebelum dan setelah alignment.  Alignment antara kepentingan individu dan kepentingan organisasi.  Bisa dibilang ini adalah gap antara good dan great, menggunakan istilah Jim Collins.  Atau antara better dan best.  Atau antara camper dan hiker.  Atau antara better dan eop (extra ordinary performance), ini istilah yang kami gunakan di Human Performance Focus.

MPD meyakini bahwa kebanyakan organisasi yang ada saat ini dengan fokusnya pada output dan target, sebetulnya baru mencapai 60 sampai dengan 70 persen dari potensi tim yang ada.  Hal ini disebabkan karena keterlibatan setiap orang di dalam organisasi hanya sampai pada level permukaan saja.  Pada memenuhi tuntutan kerja ataupun berupaya mencapai target yang ditentukan.

Potensi yang lebih dalam dari itu adalah keterlibatan seluruh aspek dari setiap individu di dalam organisasi.  Dan ini hanya mungkin bila terjadi alignment antara kepentingan individu dan organisasi.  Bila terjadi win-win antara kedua pihak tersebut.

Seri ini akan membahas dinamika yang ada dalam proses win-win tersebut.  Setelah kita membahas berbagai aspek organisasi yang mempengaruhi optimasi di tempat kerja di berbagai seri ‘MPD at Work’ sebelumnya, maka bagian kedua ini akan membahas apa yang menjadi target dari MPD at work, yaitu optimasi kinerja dan bagaimana dinamika yang ada dalam proses mencapai hal tersebut.

Isi dari seri tulisan ini adalah