MPD dan Self Skills: Pengantar

Comment

Blogs

Edisi 156, Selasa 20 Juni 2017

Walaupun objek (subjek?) pembahasan kita, yaitu self, adalah diri kita sendiri, sesuatu yang paling dekat dari kita, namun seberapa lama pun kita sudah berinteraksi dengan diri kita, masih banyak hal terkait bekerjanya diri kita (self process) yang belum kita pahami. 

Apa yang menghambat kita untuk memahami diri kita dengan lebih baik.  Pertama-tama, marilah kita memahami blind spot kita.  Setiap orang perlu mempunyai diri yang ia nyaman bersamanya.  Karenanya, tidak heran dan manusiawi, ketika seseorang membentuk persepsi diri yang bisa membuat ia bangga dengan dirinya dan dapat tegak berdiri di depan orang lain.  Sayangnya pada masa-masa sulit, ketika ada tantangan yang jauh di atas kemampuan kita atau kita sedang diperbandingan dengan orang yang lebih sukses dari kita maka kita memerlukan penjelasan-penjelasan yang dapat menenangkan diri kita.  Sebagian penjelasan itu bila tidak didalami dengan baik akan menjadi blind spot kita.  Ia menjadi excuse tanpa kita sadari bahwa itu excuse.  Sekedar alasan saja untuk sebuah kemalasan.

Pembahasan mengenai self memang bersifat lebih mendasar (untuk tidak menggunakan kata ‘filosofis’), dibanding bahasan praktis yang biasanya menjadi preferensi dari blog ini.  Namun, mau tidak mau, kita tetap perlu melakukannya karena perspektif ini diperlukan untuk mengenali faktor penunjang dan penghambat produktivitas diri kita.

Dalam seri ini kita akan mencoba memahami mekanisme terjadinya blind spot yang menghambat pengenalan diri kita, serta mekanisme pengenalan diri yang baik yang perlu kita biasakan dan apa efeknya bagi produktivitas diri.

Mekanisme lain yang tidak kalah pentingnya adalah  bagaimana ketrampilan kita dalam mengelola emosi yang ada.  Baik dalam kaitan dengan suatu kejadian tertentu ataupun dalam kaitan dengan kebiasaan pengelolaan emosi sehari-hari.

Berbagai hal di atas terkait  self process & self skills akan kita bahas di dalam tulisan-tulisan di seri MPD dan Self Skills ini.  Selamat menikmati.

G. Suardhika

Trainer dari training Modern Time Management Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *