• Blogs

    How CEOs Manage Time (2)

    Edisi 233, 25 September 2018

    Pada bagian kedua ini, kita akan membahas penggunaan waktu CEO dalam aktivitas strategi dan rapat-rapatnya.

    Untuk bisa mengarahkan sistem dan orang dengan baik, dari segi isi pekerjaannya,  CEO menghabiskan 21 persen dari waktunya untuk strategi, 25 persen untuk me-review fungsi dan unit bisnis, berinteraksi dengan orang sebanyak 25 persen, mencocokan struktur organisasi dan budaya dengan kebutuhan bisnis sebanyak 16 persen.

    Tanpa formulasi dan pelaksanaan strategi yang jelas, CEO akan banyak jatuh ke hal-hal yang sifatnya taktis operasional.  Karenanya mereka akan selalu perlu membentuk, menyesuaikan, mengkomunikasikan dan memperkuat aspek strategis dari usahanya. Continue reading

    Published by:
  • Blogs

    How CEOs Manage Time (1)

    Edisi 232, 18 September 2018

    Judul dan sumber artikel kali ini saya ambil dari jurnal Harvard Business Review, edisi Juli-Agustus 2018.  Tidak kurang dari Michael E Porter dan koleganya, Nitin Nohria yang merupakan Dekan Harvard Business School melakukan penelitian sejak 2006 terhadap 27 CEO perusahaan besar.  Perusahaan-perusahaan tersebut umumnya adalah perusahaan publik yang mempunyai rata-rata pendapatan per tahun sekitar 20 triliun.  Untuk penelitian ini, mereka mengumpulkan dan melakukan kodifikasi sekitar 60 ribu jam CEO.  Data itu dikumpulkan dengan satuan 15 menit selama 24 jam perhari, 7 hari seminggu. Continue reading

    Published by:
  • Blogs

    Aha experience ala Arnold Bennet

    Edisi 231, 11 September 2018

    Psikologi mengenal ‘aha experience’ sebagai sebuah pengalaman mendapatkan insight dari suatu situasi.  Multiple ahas biasanya dialami seseorang ketika dia menghadapi sebuah situasi baru.  Semakin seorang beradaptasi terhadap suatu situasi,semakin kecil peluangnya untuk menemukan insight atau perspective baru dalam memahami situasi yang ada.  Itulah sebabnya ia disebut aha.  Sebuah ekspresi kekagetan ketika menemukan sesuatu. Continue reading

    Published by:
  • Blogs

    It Takes Time…

    Edisi 230, 4 September 2018

    Bayangkan situasi berikut, mungkin Anda perlu mengubah bayangannya dalam format kartun supaya lebih ‘real’, ada bayi lagi belajar merangkak, datang ke depan Anda dan berkata, ‘tahun depan aku akan jadi juara dunia lari 100 meter…’, sambil tersenyum memperlihatkan giginya yang ompong. Continue reading

    Published by: