• Mengapa Produktivitas Diri Penting?

    Edisi 08, Jumat 25 September 2015

    Mengapa Produktivitas Diri adalah suatu isue yang penting bagi kita?  Paling tidak karena beberapa isue berikut ini.

    Ini terkait dengan aset kita yang paling penting.  Diri kita sendiri.  Kalau kita sepakat bahwa inilah aset kita yang paling penting, maka tentunya mengembangkan kemampuan untuk mengoptimalkan produktivitas aset tersebut merupakan hal yang penting.  Continue reading

    Published by:
  • Indikator Produktivitas Diri

    Edisi 07, Selasa 22 September 2015

    Bagaimana cara kita mengukur produktivitas pada karyawan pabrik?  Mudah saja, tinggal dilihat output yang dihasilkan dibagi waktu kerja atau biaya.  Kalau terhadap tugas manajer?  Mulai lebih sulit, kita perlu menentukan tujuan yang ingin dicapai dari posisi itu dan melihat seberapa besar ia telah mencapainya, dibanding biaya.  Tentunya peningkatan kompleksitas terjadi karena sebagian hal yang menjadi target manajer bisa jadi tidak terukur.  Dan terlalu fokus pada yang terukur bisa menghilangkan hal yang esensial yang kebetulan belum bisa terukur. Continue reading

    Published by:
  • Blogs

    Memilih untuk Memilih

    Edisi 05, Selasa, 15 September 2015

    Bagaimana perasaan Anda mengenai pekerjaan Anda?  Senang, sebal, stres, tidak berdaya.  Bisa jadi diantara berbagai perasaan tersebut, tidak berdaya adalah sikap yang paling membahayakan.  Paling tidak itulah yang ditunjukan oleh David Glass. Continue reading

    Published by:
  • An Important Winning

    Edisi 04, Jum’at 11 September 2015

    Kalau ada salah satu kemenangan penting dalam kehidupan seseorang, maka saya akan argue bahwa kemenangan dalam produktivitas sehari-hari adalah salah satunya.

    Seseorang bisa menjadi mahasiswa teladan, aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan lulus dengan nilai terbaik.  Tetapi kalau dia tidak berhasil memenangkan perlombaan menjadi orang yang produktif setiap harinya di tempat kerja, maka bisa jadi pencapaiannya di tempat kerja tidak akan sebaik ketika mahasiswa. Continue reading

    Published by:
  • STOP

    Edisi 03, Selasa 8 September 2015

    Baru saja sampai di kantor, Bos sudah memanggil ke ruangan, menanyakan pekerjaan yang dia berikan minggu lalu dan menambah pekerjaan lagi.  Kemudian, ketika sampai di meja kita, sudah ada beberapa dokumen yang perlu kita lihat.  Ratusan e mail, langsung mengantri memasuki inbox kita ketika kita menyalakan komputer.  Overload!!.  Itulah situasi yang kita hadapi, dan biasanya yang pertama terbayang di benak kita, adalah berteriak STOP, menghentikan semua tambahan pekerjaan tersebut.  Saya ingin duduk tenang, mengatur nafas dengan baik, dan mengatur kembali jadwal saya.  Seandainya….. Continue reading

    Published by: