Tantangan Manajemen Saat Ini

Comment

Blogs

Edisi 250, 8 Januari 2019

Pemahaman mengenai organisasi dan manajemen yang ada saat ini, dimulai dari setting kebutuhan pengorganisasian pada awal abad 20, dimana kebanyakan perusahaan bergerak dalam perkebunan, pertambangan ataupun pabrik yang sederhana.  Dengan demikian Anda akan menemukan penekanan yang lebih berat pada efisiensi dan kontrol.

Sementara itu, pada awal abad 21 saat ini, keterlibatan dari semua unsur dalam organisasi, mulai dari direksi sampai staf semakin tinggi.  Dalam lingkungan yang dinamis, setiap karyawan di dalam fungsinya masing-masing dituntut untuk lebih dinamis dalam memahami situasi yang ada untuk dapat mengantisipasi dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul dalam lingkungan yang cepat berubah.

 Sayangnya pendekatan manajemen dan pengorganisasian saat ini, baik terkait dengan pengembangan sistem dan pengelolaan tim, dalam prakteknya belum cukup efektif me-respond perubahan yang ada.  Tidak hanya mereka tool manajemen yang outdated, tetapi lebih jauh lagi, tuntutan kepentingan jangka pendek menyebabkan tidak ada keinginan untuk memahami esensi dari pengorganisasian dan menyesuaikannya untuk memenuhi tantangan modern.  Yang muncul kemudian hanya perspektif untuk menggunakan tim untuk kepentingan jangka pendek pencapaian target dan pada saat yang bersamaan, pengabaian akan berfungsinya sistem yang lebih efektif.

Sebut saja beberapa kasus berikut:

  • Seringnya bypass dalam memberikan perintah yang menyebabkan leader yang di-bypass tersebut menjadi tidak kredible di mata tim nya.
  • Memperlakukan unit layaknya proyek yang bisa dicabut pasang seenaknya.
  • Memperlakukan tim sebagai ajudan bukan profesional yang menyebabkan mereka menjadi sekedar eksekutor, menunggu perintah dan tidak berani mengambil inisiatif.

Dan berbagai praktek manajemen yang umum dilakukan lainnya yang menyebabkan sistem dan budaya menjadi amburadul, sementara lingkungan organisasi yang baru, teknologi yang cepat berubah, tuntutan customer dan lain sebagainya menuntut organisasi yang lebih responsif.

Sudah tidak asing lagi, perusahaan-perusahaan yang untuk suksesnya membutuhkan kreativitas dari tim nya akan selalu berusaha untuk mengintegrasikan antara minat dan kemampuan karyawan dengan kebutuhan organisasi.  Google sampai menyediakan sekian persen dari waktu kerja untuk karyawan tersebut bisa mengerjakan proyek apa saja yang terkait dengan bisnisnya.  Jam kerja yang lebih fleksible, organisasi yang lebih dinamis, coaching yang lebih memperhatikan kepentingan dari coachee, investasi pada kepentingan organisasi jangka panjang, adalah beberapa hal yang perlu menjadi concern bila manajemen dan organisasi ingin menjadi lebih efektif.

Pertanyaan pentingya adalah: dengan memahami kondisi organisasi saat ini dan melihat perusahaan-perusahaan tersebut sebagai benchmark ideal, apa yang bisa kita lakukan saat ini untuk bisa melakukan inovasi terhadap sistem dan praktek manajemen yang ada?

G. Suardhika

Trainer dari training Modern Time Management Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *