Ketika Minion Jenuh
Edisi 16, Jum’at 23 Oktober 2015
Minion meletakan tubuhnya hampir-hampir seperti orang menjatuhkan diri ke kursi di depan saya. ‘Saya jenuh sekali’, tanpa saya persilakan, apalagi saya tanya, ia langsung bercerita panjang, tentang proyek x, y dan z. Ia tampak seperti petinju yang kalah dalam 3 ronde oleh ketiga proyek tersebut. Mukanya pucat, matanya lesu. Saya paham proyek itu, karena tahun lalu saya-lah yang mengerjakan proyek serupa, sebelum mendapatkan proyek yang lebih berat tahun ini. (more…)
