Pentingnya Intermittent (2)
Edisi 97, Selasa 2 Agustus 2016
‘Work for your bread, not for your death’, ungkapan itu saya dengar beberapa waktu lalu dari seorang Bapak, kenalan saat jogging/jalan cepat di komplek sebelah. Bapak ini, seorang pensiunan pengawai negeri sebuah Departemen, saat ini berusia 76 tahun, mendapatkan saran bijak tersebut dari dosennya ketika ia dikirim Pemerintah untuk belajar ke Swiss. (more…)
