Primed to Perform by Lindsay McGregor & Neel Doshi (2015)

Blogs Recomended Books/Videos

Edisi 110, Jumat, 30 September 2016

primed-to-perform

Pertanyaan mengenai hal-hal yang dapat mendorong kinerja luar biasa dari sebuah organisasi telah menjadi bahan ulasan dari berbagai buku mengenai kinerja.  Buku Primed to Perform ini, menurut hemat saya, sampai pada kesimpulan yang ‘out of the box’ dengan didukung oleh berbagai hasil penelitian, yang membuat kita bertanya-tanya, bagaimana mungkin praktek manajemen kita sekarang ternyata berbeda dengan apa yang ditemukan ilmuwan dalam beberapa dekade terakhir ini.

                Dalam buku ini, suami istri, Neel dan Lindsay berusaha menemukan apa faktor utama yang mendorong kinerja optimal.  Mereka menemukan bahwa fondasi dasar dari budaya kerja yang optimal adalah rangkaian motivasi tertentu yang mereka sebut sebagai Tomo: total motivation.   Tomo terdiri atas Direct Motive: Play, Purpose  & Potential.  Serta Indirect Motive: Emotional Pressure, Economic Pressure & InertiaDirect dan indirect motive tidak bekerja satu arah.  Untuk kinerja optimal, kedua jenis motivasi tersebut justru perlu bergerak berlawanan arah.

Budaya kinerja optimal akan muncul bila Direct Motive tinggi, orang bisa terlibat dalam kerjanya (play), bisa menemukan makna (purpose) dan mengembangkan potensinya (potential).  Sementara itu di sisi lain motivasi bekerja karena kekhawatiran/ketakutan (emotional pressure), tekanan ekonomi (economic pressure) dan keharusan (inertia) tidak begitu ia rasakan.

Primed to Perform kemudian menunjukan korelasi yang kuat antara adanya Tomo dengan kinerja organisasi di berbagai industri.  Apple Stores, Nordstorm, Whole Foods, Starbuck dan Southwest Airlines yang dikenal sebagai pemimpin di industrinya mempunyai Tomo minimal 14 point di atas industrinya (hal 117).

Buku ini menjadi lebih menarik lagi karena dia tidak berhenti hanya sampai menerangkan apa komponen pembentuk budaya organisasi yang optimal, tetapi melangkah lebih jauh menunjukan apa yang bisa dilakukan perusahaan untuk membentuk budaya dengan Tomo yang tinggi (Bagian IV).

Diantaranya terkait dengan aspek Kepemimpinan, Identitas Organisasi, Desain Pekerjaan, Jalur Karir, Kompensasi, Pembentukan Komunitas dan Sistem Manajemen Kinerja yang ada di dalam Organisasi.  Dengan pendekatan yang begitu lengkap dan integratif, maka MPD menjadikan buku ini sebagai buku utama yang bisa memberikan kerangka penerapan MPD di dalam organisasi.  Terutama karena kesamaan spirit dan value yang dibawa antara MPD dan Primed to Perform.

Kualifikasi Buku:

Tingkat kesulitan (menggambarkan kesulitan bahasa dan pembahasan):  Sedang

Tingkat relevansi (menggambarkan keterkaitan dengan konsep praktis produktivitas diri): 95%

Urutan Bacaan dibanding buku yang lain: Tengah

Recommended Video, Audio dan Research

Presentasi mereka di Google: https://www.youtube.com/watch?v=RMPSaZ4hxKk

G. Suardhika

Trainer dari training Modern Time Management Jakarta