Procrastination: Konteks, bukan Konten

Edisi 318,  28 Juli 2020

Apakah ketika kita memilih tidur dan tidak menyelesaikan pekerjaan itu berarti procrastination?  Bagaimana dengan jalan-jalan?  Merapikan meja?  Bercengkerama dengan anak?  Pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak bisa dengan segera dijawab ‘ya’, karena tergantung kondisi yang ada.  Tidur, misalnya, kalau kita memilih tidur karena sudah terlalu ngantuk/lelah dan sudah tidak bisa fokus menyelesaikan pekerjaan yang ada, bisa jadi hal tersebut bukan tindakan menunda yang negatif (procrastination).

(more…)

0 Comments

Mengisi Awareness

Edisi 317,  21 Juli 2020

Pada tulisan sebelumnya, kita membahas perlunya awareness penuh (mindfullness) untuk menangkap kecenderungan procrastination pada saat yang tepat.  Mengupayakan awareness sebetulnya baru satu tahap dari proses pengendalian.  Ia baru sebuah proses untuk menjaga kondisi diri kita agar tetap tenang dalam berbagai masalah, tekanan, kekhawatiran yang kemudian ketenangan itu bisa kita isi dengan pertimbangan dalam memilih aktivitas secara optimal.  Proses pertimbangan apa yang kita lakukan untuk mengoptimalkan pilihan tersebut?

(more…)

0 Comments

Awareness, Self Compassion & Self Disappointment

Edisi 316,  14 Juli 2020

Salah satu aspek penting dalam pengelolaan procrastination adalah kemampuan kita untuk menangkap kecenderungan procrastination itu pada saat kejadian.  Procrastination memang terjadi secara samar-samar.  Ketika menghadapi aktivitas yang berat dan sulit, kita kemudian melakukan procrastination untuk mendapatkan kesenangan saat ini.  Dari satu excuse ke excuse lainnya, akhirnya kita sendiri tidak sadar bahwa sudah berbagai alasan kita berikan pada diri kita untuk kegagalan dan kekecewaan yang terjadi.  Menangkap kecenderungan procrastination pada saat akan terjadi, merupakan salah satu kunci penting pengelolaannya.

(more…)

0 Comments

Sekali lagi, antara Penundaan Positif dan Negatif (Procrastination).

Edisi 315, 7 Juli 2020

Menentukan aktivitas penting tidak selalu mudah.  Terutama karena aktivitas penting adalah sebuah moving target.  Di kantor bisa jadi A (mengerjakan laporan itu paling penting), tetapi belum tentu di rumah.  Bisa jadi A pada saat itu penting, tetapi belum tentu begitu ketika terjadi keadaan darurat, produksi berhenti, misalnya.  Bisa jadi dia penting, tetapi bisa berubah ketika ada Bos Anda datang dan mengatakan Direksi memerlukan hal yang lain.  Bisa jadi dia prioritas, tetapi belum tentu begitu ketika staf Anda datang dan share hal yang sangat personal yang terkait dengan pekerjaannya.

(more…)

0 Comments
Close Menu
×

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to cs@produktivitasdiri.co.id

× Butuh info?